Qs 7 : 94
Artinya:
Kami tidaklah mengutus seseorang nabipun kepada sesuatu negeri, (lalu penduduknya mendustakan Nabi itu), melainkan Kami timpakan kepada penduduknya kesempitan dan penderitaan supaya mereka tunduk dengan merendahkan diri.
kita semua sering mendengar bencana yang menimpa daerah sehingga menyebabkan tewasnya dan hancurnya benda rumah tangga , bencana itu kadang berupa banjir, kebakaran , gunung meletus , gempa bumi .bencana semacam ini tidak hanya terjadi pada masa sekarang tetapi sejak dulu pernah terjadi juga pada masa Nabi sebelu Rasulullah Muhammad saw
kita ingat akan banjir dahsyat pada zaman Nabi Nuh as gempa bumi yang menimpa kaum Ad kaum dari Nabi Hud as atau angin taufan yang melanda kaum tsamud kaum Nabi Sholeh As atau bencana alam yang menimpa orang orang madyan yaitu kaum Nabi Syuaib As atau tenggelam dalam laut yaitu fir’aun dan bala tentaranya kaum Nabi Musa As dunia memang tidak sepi dari bencana dikarenakan masih banyak orang orang yang sombong dan durhaka kepada Allah. pantas Allah berfirman ( 17 : 15 )
Artinya:
Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), Maka Sesungguhnya Dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan Barangsiapa yang sesat Maka Sesungguhnya Dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan meng'azab sebelum Kami mengutus seorang rasul.
Orang orang yang telah disiksa oleh Allah satupun tidak ada yang selamat sekalipun mereka itu orang orang yang kuat , gagah serta berpengetahuan tinggi orang yang dapat selamat dari siksa Allah hanya satu yaitu kaumnya Nabi Yunus As .kisahnya sebagai berikut ;
Nabi Yunus seperti Nabi nabi yang lain diutus Allah kepada kaumnya . untuk mengajak mereka hanya menyembah Allah swt namun mereka selalu menolaknya dan mencemooh Nabi Yunus namun disaat memuncak kedurhakaan mereka sudah sangat keterlaluan maka Allah swt mengirim siksa yang berupa hujan Api diatas daerah tersebut. Namun Nabi Yunus sudah menghilang dari mereka sebelum ada perintah dari Allah, sehingga mereka beramai ramai mencarinya untuk bertaubat dan minta maaf yang selama ini membuat kedurhakaan ,mereka sadar bahwa Nabi Yunus adalah benar 10:98
Artinya:
Dan mengapa tidak ada (penduduk) suatu kota yang beriman, lalu imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum Yunus? tatkala mereka (kaum Yunus itu), beriman, Kami hilangkan dari mereka azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada mereka sampai kepada waktu yang tertentu.
Pelanggaran yang dilakukan oleh Nabi Yunus As yaitu berlari sebelum dapat perintah , menyebabkan dia ditelan oleh ikan ditengah lautan dan hidup beberapa lama diperut ikan untungnya Nabi yunus punya wirit
( 21 : 87 )
Artinya:
Maka ia menyeru dalam Keadaan yang sangat gelap "Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha suci Engkau,Sesungguhnya aku adalah Termasuk orang-orang yang zalim."
Dan wirit inilah yang dibaca oleh Nabi Yunus siang dan malam yang dapat menyebabkan perut ikan menjadi panas , karena tak tahan maka ikan itu pergi kepantai ,untuk memuntahkan isi perutnya ( yaitu Nabi Yunus ) . kata Alqur’an andaikan Nabi Yunus tidak membaca wirid ini niscaya dia akan tinggal se lama lamanya sampai hari kiamat didalam perut ikan
Ditempat terdamparnya Nabi Yunus , tumbuhlah pohion labu sebagai makanan Nabi Yunus dan juga obat , setelah merasa sehat maka Nabi Yunus kembali ke kampungnya sana ,Nabi Yunus disambut dengan perasaan terharu dan gembira yang jumlahnya lebih dari 100 ribu orang yang kesemuanya telah menjadi orang mukmin . dan sejak saat itu Nabi Yunus As bersama kaumnya hidup berdampingan secara damai lahir dan bathin penuh rahmat dan barakah dari Allah , cukup sandang cukup pangan dan segala kebutuhan
Qs 37 : 147 Artinya:
Dan Kami utus Dia kepada seratus ribu orang atau lebih. Lalu mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu.
Dari kisah ini dapat kita ambil pelajaran yang sangat berharga , bahwasannya untuk menolak balak ( siksa ) hanya dapat dengan taubat , pengetahuan yang bagaimanapun tingginya , tiada akan dapat membendung kemurkaan Allah . karena itu jika kita melihat perbuatan yang jahat segera / cepat cepatlah kita berusaha untuk menghindarinya serta meminta maaf kepada Allah swt
11: 117
Artinya:
Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan.
Qs 8 : 33 Artinya:
Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun
Qs 7 : 96 Artinya :
Jikalau Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, Maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatan nya.
Jika kita menginginkan suatu Ne geri yang Adil dan makmur , gemah ripa loh jinawi , kita harus menjun jung tinggi agama .
Agama harus mewarnai kehi dupan , pribadi, Ru,mah tangga , ma syarakat dan Negara , karena itu islam mewajibkan kita untuk amar ma’ruf nahi anil mungkar berbuat baik dan melarang orang berbuat jahat , jangan ada yang membiarkan orang berbuat maksiat dimuka bumi ini karena sebuah siksa jika datang tidak ada yang ditinggalkan semuanya terkena tidak perduli didalamnya ada orang yang beriman
Lihat ( 8 : 25 )
Bencana pada masa lalu
1.gempa bumi ( 11: 81-82 / 29 : 37 )
2.hujan batu ( 26 : 169 -173 / 27 : 58 )
3.guntur (11 : 67 ,68,94,95 , 15 : 83 /23 : 41 , 29 : 40
4.angin 46 : 24-25 , 69 : 6-7
Kapan datangnya bencana ?
1 pagi 7 : 98-99 , 15 73-74
2. malam / tengah hari .7 : 4 ,97 , 91
Qs 57 : 22 artinya : Artinya : Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar