Qs 7 : 94
Artinya:
Kami tidaklah mengutus seseorang nabipun kepada sesuatu negeri, (lalu penduduknya mendustakan Nabi itu), melainkan Kami timpakan kepada penduduknya kesempitan dan penderitaan supaya mereka tunduk dengan merendahkan diri.
kita semua sering mendengar bencana yang menimpa daerah sehingga menyebabkan tewasnya dan hancurnya benda rumah tangga , bencana itu kadang berupa banjir, kebakaran , gunung meletus , gempa bumi .bencana semacam ini tidak hanya terjadi pada masa sekarang tetapi sejak dulu pernah terjadi juga pada masa Nabi sebelu Rasulullah Muhammad saw
kita ingat akan banjir dahsyat pada zaman Nabi Nuh as gempa bumi yang menimpa kaum Ad kaum dari Nabi Hud as atau angin taufan yang melanda kaum tsamud kaum Nabi Sholeh As atau bencana alam yang menimpa orang orang madyan yaitu kaum Nabi Syuaib As atau tenggelam dalam laut yaitu fir’aun dan bala tentaranya kaum Nabi Musa As dunia memang tidak sepi dari bencana dikarenakan masih banyak orang orang yang sombong dan durhaka kepada Allah. pantas Allah berfirman ( 17 : 15 )
Artinya:
Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), Maka Sesungguhnya Dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan Barangsiapa yang sesat Maka Sesungguhnya Dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan meng'azab sebelum Kami mengutus seorang rasul.
Orang orang yang telah disiksa oleh Allah satupun tidak ada yang selamat sekalipun mereka itu orang orang yang kuat , gagah serta berpengetahuan tinggi orang yang dapat selamat dari siksa Allah hanya satu yaitu kaumnya Nabi Yunus As .kisahnya sebagai berikut ;
Nabi Yunus seperti Nabi nabi yang lain diutus Allah kepada kaumnya . untuk mengajak mereka hanya menyembah Allah swt namun mereka selalu menolaknya dan mencemooh Nabi Yunus namun disaat memuncak kedurhakaan mereka sudah sangat keterlaluan maka Allah swt mengirim siksa yang berupa hujan Api diatas daerah tersebut. Namun Nabi Yunus sudah menghilang dari mereka sebelum ada perintah dari Allah, sehingga mereka beramai ramai mencarinya untuk bertaubat dan minta maaf yang selama ini membuat kedurhakaan ,mereka sadar bahwa Nabi Yunus adalah benar 10:98
Artinya:
Dan mengapa tidak ada (penduduk) suatu kota yang beriman, lalu imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum Yunus? tatkala mereka (kaum Yunus itu), beriman, Kami hilangkan dari mereka azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada mereka sampai kepada waktu yang tertentu.
Pelanggaran yang dilakukan oleh Nabi Yunus As yaitu berlari sebelum dapat perintah , menyebabkan dia ditelan oleh ikan ditengah lautan dan hidup beberapa lama diperut ikan untungnya Nabi yunus punya wirit
( 21 : 87 )
Artinya:
Maka ia menyeru dalam Keadaan yang sangat gelap "Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha suci Engkau,Sesungguhnya aku adalah Termasuk orang-orang yang zalim."
Dan wirit inilah yang dibaca oleh Nabi Yunus siang dan malam yang dapat menyebabkan perut ikan menjadi panas , karena tak tahan maka ikan itu pergi kepantai ,untuk memuntahkan isi perutnya ( yaitu Nabi Yunus ) . kata Alqur’an andaikan Nabi Yunus tidak membaca wirid ini niscaya dia akan tinggal se lama lamanya sampai hari kiamat didalam perut ikan
Ditempat terdamparnya Nabi Yunus , tumbuhlah pohion labu sebagai makanan Nabi Yunus dan juga obat , setelah merasa sehat maka Nabi Yunus kembali ke kampungnya sana ,Nabi Yunus disambut dengan perasaan terharu dan gembira yang jumlahnya lebih dari 100 ribu orang yang kesemuanya telah menjadi orang mukmin . dan sejak saat itu Nabi Yunus As bersama kaumnya hidup berdampingan secara damai lahir dan bathin penuh rahmat dan barakah dari Allah , cukup sandang cukup pangan dan segala kebutuhan
Qs 37 : 147 Artinya:
Dan Kami utus Dia kepada seratus ribu orang atau lebih. Lalu mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu.
Dari kisah ini dapat kita ambil pelajaran yang sangat berharga , bahwasannya untuk menolak balak ( siksa ) hanya dapat dengan taubat , pengetahuan yang bagaimanapun tingginya , tiada akan dapat membendung kemurkaan Allah . karena itu jika kita melihat perbuatan yang jahat segera / cepat cepatlah kita berusaha untuk menghindarinya serta meminta maaf kepada Allah swt
11: 117
Artinya:
Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan.
Qs 8 : 33 Artinya:
Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun
Qs 7 : 96 Artinya :
Jikalau Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, Maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatan nya.
Jika kita menginginkan suatu Ne geri yang Adil dan makmur , gemah ripa loh jinawi , kita harus menjun jung tinggi agama .
Agama harus mewarnai kehi dupan , pribadi, Ru,mah tangga , ma syarakat dan Negara , karena itu islam mewajibkan kita untuk amar ma’ruf nahi anil mungkar berbuat baik dan melarang orang berbuat jahat , jangan ada yang membiarkan orang berbuat maksiat dimuka bumi ini karena sebuah siksa jika datang tidak ada yang ditinggalkan semuanya terkena tidak perduli didalamnya ada orang yang beriman
Lihat ( 8 : 25 )
Bencana pada masa lalu
1.gempa bumi ( 11: 81-82 / 29 : 37 )
2.hujan batu ( 26 : 169 -173 / 27 : 58 )
3.guntur (11 : 67 ,68,94,95 , 15 : 83 /23 : 41 , 29 : 40
4.angin 46 : 24-25 , 69 : 6-7
Kapan datangnya bencana ?
1 pagi 7 : 98-99 , 15 73-74
2. malam / tengah hari .7 : 4 ,97 , 91
Qs 57 : 22 artinya : Artinya : Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.
Senin, 26 Desember 2011
Allah mengampuni orang yg bertaubat ( 5 : 39 )
Qs 5 : 39
Artinya: Maka Barangsiapa bertaubat (di antara pencuri-pencuri itu) sesudah melakukan kejahatan itu dan memperbaiki diri, Maka Sesungguhnya Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
373 حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ حِينَ يَفْرُغُ مِنْ صَلَاةِ الْفَجْرِ مِنَ الْقِرَاءَةِ وَيُكَبِّرُ وَيَرْفَعُ رَأْسَهُ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ ثُمَّ يَقُولُ وَهُوَ قَائِمٌ اللَّهُمَّ أَنْجِ الْوَلِيدَ بْنَ الْوَلِيدِ وَسَلَمَةَ بْنَ هِشَامٍ وَعَيَّاشَ بْنَ أَبِي رَبِيعَةَ وَالْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ اللَّهُمَّ اشْدُدْ وَطْأَتَكَ عَلَى مُضَرَ وَاجْعَلْهَا عَلَيْهِمْ كَسِنِي يُوسُفَ اللَّهُمَّ الْعَنْ لِحْيَانَ وَرِعْلًا وَذَكْوَانَ وَعُصَيَّةَ عَصَتِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ ثُمَّ بَلَغَنَا أَنَّهُ تَرَكَ ذَلِكَ لَمَّا أُنْزِلَ ( لَيْسَ لَكَ مِنَ الْأَمْرِ شَيْءٌ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ (البخارى)
Artinya: dari Abu Hurairah r.a katanya: Setelah selesai membaca surah dalam sembahyang Subuh, Rasulullah s.a.w bertakbir dan mengangkat kepalanya lalu berkata: سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ yang Artinya: Semoga Allah mendengar orang yang memujiNya. Ya Allah! Tuhan kami, hanya bagiMu segala puji. Dalam keadaan masih berdiri baginda berdoa:
اللَّهُمَّ أَنْجِ الْوَلِيدَ بْنَ الْوَلِيدِ وَسَلَمَةَ بْنَ هِشَامٍ وَعَيَّاشَ بْنَ أَبِي رَبِيعَةَ وَالْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ اللَّهُمَّ اشْدُدْ وَطْأَتَكَ عَلَى مُضَرَ وَاجْعَلْهَا عَلَيْهِمْ كَسِنِي يُوسُفَ اللَّهُمَّ الْعَنْ لِحْيَانَ وَرِعْلًا وَذَكْوَانَ وَعُصَيَّةَ عَصَتِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ
Artinya: Ya Allah! Selamatkanlah al-Walid bin al-Walid, Salamah bin Hisyam dan Ayyasy bin Abu Rabi'ah serta orang-orang mukmin yang lemah. Ya Allah! Timpakanlah siksaMu ke atas Bani Mudhar Timpakan siksaan itu atas mereka sebagaimana yang pernah Yusuf menderita kesengsaraan. Ya Allah! Kutuklah Bani Lihyan, Bani Ri'lan, Bani Zakwan dan Bani Usaiyah. Mereka juga mendustai Allah
dan RasulNya. Kemudian aku dengar bahawa beliau meninggalkan perkara itu,
akhirnya turun firman Allah
لَيْسَ لَكَ مِنَ الْأَمْرِ شَيْءٌ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ
Artinya: Tidak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu atau Allah menerima taubat mereka atau mengazab mereka kerana sesungguhnya mereka itu orang-orang yang zalim (HR Bukhori )
583 حَدِيثُ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ كَانَ لِابْنِ آدَمَ وَادِيَانِ مِنْ مَالٍ لَابْتَغَى وَادِيًا ثَالِثًا وَلَا يَمْلَأُ جَوْفَ ابْنِ آدَمَ إِلَّا التُّرَابُ وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَى مَنْ تَابَ *
Artinya: dari Anas r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Seandainya anak Adam mempunyai dua lembah harta tentu dia masih menginginkan yang ketiga. Padahal yang memenuhi perut anak Adam hanyalah tanah-tanah (kuburnya) dan Allah tetap menerima taubat orang yang ingin bertaubat ( HR Bukhori)
Cerita penjaga kubur
Diceritakan oleh Imam Ghozali dalam bukunya "Mukasyafatul qulub " ringkasnya sbb:
Pada suatu hari Umar bin Khattab masuk kerumah Rasulullah saw dalam keadaan menangais padahal beliau terkenal seorang yang keras dan kuat hati , lantas Nabi bertanya: kenapa Anda menangais?
didepan pintu Rasulullah itu ada seorang pemuda yang menangis tersedu sedu ,saya terharu melihatnya sehingga saya sendiri turut pula menangis sahut Umar bin Khattab . suruh dia masuk ! tukas Rasulullah .
pemuda itupun masuklah kedalam rumah Nabi saw masih dalam keadaan menangis
apakah yang menyebabkan anda menangis wahai anak muda ? Tanya Rasulullah
saya menangis mengenangkan dosa saya yang amat banyak,rasanya tidak kuat pundak saya memikulnya lagi,sahut pemuda itu ,maka terjadilah dialog anak muda itu dengan Nabi saw .sebagai berikut :
"apakah engkau menyekutukan Tuhan( syirik ) ? "
"tidak ! "
kalau demikian Tuhan akan mengampuni dosamu itu ,walaupun dosa itu seberat langit dan bumi
"dosa saya lebih berat dari pada itu lagi "
"apakah dosamu lebih berat dari seluruh isi tahta ? "
"memang lebih berat dari itu Ya Rasulalloh ! "
"apakah lebih berat dari Arasy ? "
"lebih berat lagi "
"apakah dosamu itu lebih berat dari Tuhanmu sendiri yang mempunyai sifat pengampun dan penerima taubat ? "
" tidak.Ya Rasulullah .ampunan ilahi lebih berat dari pada dosaku itu tidak ada sesuatu yang lebih berat dari pada ampunan Ilahi
"terangkanlah apa dosa yang telah engkau lakukan itu , jangan engkau segan segan dan malu malu ."
akhirnya anak muda itu menerangkan :
saya bekerja sebagai penjaga kuburan ,sudah tujuh tahun lamanya ,pada suatu hari meninggal seorang budak perempuan milik seorang kaum anshor .dan dikuburkan dipekuburabn yang saya jaga itu ,saya digoda oleh iblis ,sehingga diwaktu malam saya bongkar kuburan itu kembali ,saya curi kain kafan yang membalut mayat wanita itu .kemudian saya berlalu dari tempat itu .
pada suatu waktu yang lain ,saya berjalan melalui kuburan itu ,tiba tiba wanita yang sudah mati itu bangkit dari kuburnya dan berkata kepada saya " celaka kamu wahai anak muda !" tidaklah engkau malu melakukan suatu perbuatan kejam terhadap seorang wanita yang tidak berdaya lagi ? sampai hatikah engkau membiarkan saya menghadap Tuhan dalam keadaan telanjang ? "
mendengar keterangan begitu ,maka Rosulullah sangat marah seraya berkata : engkau memang seorang yang fasik dan akan masuk neraka ,seketika itu juga Beliau mengusir anak muda tersebut,
dengan gemetar tetapi diliputi oleh kesadaran ,anak muda itu menyesali perbuatannya itu tidak putus putusnya,setiap mal;am dia berkhalwat tidak habis habisnya menyesali perbuatannya yang dzalim itu, dia selalu memohon kepada Allah ampunanNya
"Ya Tuhanku ! aku menyatakan taubat dari perbuatan yang sesat itu .jika Engkau Ya Tuhan ,masih memberikan ampunan atas dosa yang aku perbuat itu ,maka sampaikanlah hal itu kepada Rasulullah saw. Kalau dosaku itu tidak Engkau ampuni lagi.maka turunkanlah api dari langit untuk membakar kulitku sehingga aku menjadi hangus ,sebagai balasan atas perbuatan dosaku yang aku lakukan itu.
Tidak lama kemudian malaikat menyampaikan kepada Rasul bahwa Taubatnya anak muda itu diterima Allah ,kemudian Nabipun memanggil anak muda itu dan menyampaikan berita gembira kepadanya
Taubat dan Hukuman
Pernah ada seorang perempuan berzina kemuadian hamil lantas perempuan itu datang kepada Rasulullah saw meminta dihukum , kemudian Nabi memanggil keluarganya supaya memelihara perempuan tadi sampai lahir ,setelah melahirkan agar dibawah menghadap Rasulullah lalu Rasul memrintahkan supaya dihukum sesuai dengan hukuman Islam .setelah ia meninggal Rasul mensholatinya ,Umar bertanya,Ya Rasulullah bukankah ia itu berzina ? mengapa disholati ? dia telah bertaubat sebelum hukuman dijatuhkan Jawab Rasulullah
Pemuda bertaubat
Seorang pemuda bernama " UTBAH" yang telah berlumur dosa dan berhanyut hanyut dalam perbuatan maksiat.
Pada suatu hari masuk dalam jamaah majlis pengajian yang diadakan oleh ulama’ terkemuka “Hasan Al Basry “ beliau sedang menafsirkan QS 57 :16
Uraian syeh Hasan Al Basry rupanya sangat mengetuk ulu hati sang pemuda ,sehingga menangislah kemudian ia berdiri mendekati Syeh tersebut lalu bertanya:
“Apakah Tuhan masih menerima taubat seorang seperti saya ,yang selama ini melakukan bermacam macam kejahatan ?”
ya.Tuhan akan menerima taubat mu itu...... sahut syeh Hasan.
Seketika itu wajah anak muda itu berseri seri kegirangan, sehingga dari mulutnya mengucap syukur kepada Allah ,kemudian syeh Hasan lebih jauh mengungkapkan cara bertaubat kepada Allah swt lalu pada saat itu juga ”UTBAH” tiga kali berturut turut menadahkan tangannya memohon do’a ;
• Ya Tuhanku ! jika engkau menerima taubat saya dan mengampuni dosa dosa saya .maka tanamkanlah kesadaran dan pengertian kepada saya,supaya saya senantiasa melaksdanakan kuwajiban kuwajiban yang disebut dalam Alqur’an
• Ya Ilahi ! Karuniakanlah kepada saya suara yang dapat menggetarkan hati manusia ,sehingga apabila orang mendengarkan ayat ayat alqur’an yang saya bacakan ,hati orang orang yang kesat menjadi lembut
• Ya Tuhanku ! curahkanlah untuk saya rezeki yang halal yang tidak terbatas
Diceritakan lebih jauh ,bahwa Tuhan mengabulkan ketiga do’a UTBAH itu ,sehingga anak muda yang sudah mandi dalam lumpur dosa itu ,akhirnya menjadi seorang laki laki yang baik , bahkan memancarkan kebaikannya itu pula kepada orang lain
Karena itu pemuda ini mendapat hidayah sekaligus dua yakni: taufiq dan irsyad ,taufiq artinya keseimbangan :seimbang dengan kadar keimanan ,kehidupan ,ketangkasan dan keagamaan sedang dia mencari /mengejar bagaimana caranya menjadi baik dalam peri laku kehidupan ia bersungguh sungguh karena kesungguhannya itu Allah memberi Hidayah IRSYAD ( kecerdasan) yaitu barangnya belum ada tetapi dengan modal sungguh lalu Allah memberi jalan kepadaNYA sesuai dengan jani Allah swt dala Alqur’an Surat 29 Ayat 69
Artinya: Maka Barangsiapa bertaubat (di antara pencuri-pencuri itu) sesudah melakukan kejahatan itu dan memperbaiki diri, Maka Sesungguhnya Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
373 حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ حِينَ يَفْرُغُ مِنْ صَلَاةِ الْفَجْرِ مِنَ الْقِرَاءَةِ وَيُكَبِّرُ وَيَرْفَعُ رَأْسَهُ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ ثُمَّ يَقُولُ وَهُوَ قَائِمٌ اللَّهُمَّ أَنْجِ الْوَلِيدَ بْنَ الْوَلِيدِ وَسَلَمَةَ بْنَ هِشَامٍ وَعَيَّاشَ بْنَ أَبِي رَبِيعَةَ وَالْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ اللَّهُمَّ اشْدُدْ وَطْأَتَكَ عَلَى مُضَرَ وَاجْعَلْهَا عَلَيْهِمْ كَسِنِي يُوسُفَ اللَّهُمَّ الْعَنْ لِحْيَانَ وَرِعْلًا وَذَكْوَانَ وَعُصَيَّةَ عَصَتِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ ثُمَّ بَلَغَنَا أَنَّهُ تَرَكَ ذَلِكَ لَمَّا أُنْزِلَ ( لَيْسَ لَكَ مِنَ الْأَمْرِ شَيْءٌ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ (البخارى)
Artinya: dari Abu Hurairah r.a katanya: Setelah selesai membaca surah dalam sembahyang Subuh, Rasulullah s.a.w bertakbir dan mengangkat kepalanya lalu berkata: سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ yang Artinya: Semoga Allah mendengar orang yang memujiNya. Ya Allah! Tuhan kami, hanya bagiMu segala puji. Dalam keadaan masih berdiri baginda berdoa:
اللَّهُمَّ أَنْجِ الْوَلِيدَ بْنَ الْوَلِيدِ وَسَلَمَةَ بْنَ هِشَامٍ وَعَيَّاشَ بْنَ أَبِي رَبِيعَةَ وَالْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ اللَّهُمَّ اشْدُدْ وَطْأَتَكَ عَلَى مُضَرَ وَاجْعَلْهَا عَلَيْهِمْ كَسِنِي يُوسُفَ اللَّهُمَّ الْعَنْ لِحْيَانَ وَرِعْلًا وَذَكْوَانَ وَعُصَيَّةَ عَصَتِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ
Artinya: Ya Allah! Selamatkanlah al-Walid bin al-Walid, Salamah bin Hisyam dan Ayyasy bin Abu Rabi'ah serta orang-orang mukmin yang lemah. Ya Allah! Timpakanlah siksaMu ke atas Bani Mudhar Timpakan siksaan itu atas mereka sebagaimana yang pernah Yusuf menderita kesengsaraan. Ya Allah! Kutuklah Bani Lihyan, Bani Ri'lan, Bani Zakwan dan Bani Usaiyah. Mereka juga mendustai Allah
dan RasulNya. Kemudian aku dengar bahawa beliau meninggalkan perkara itu,
akhirnya turun firman Allah
لَيْسَ لَكَ مِنَ الْأَمْرِ شَيْءٌ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ
Artinya: Tidak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu atau Allah menerima taubat mereka atau mengazab mereka kerana sesungguhnya mereka itu orang-orang yang zalim (HR Bukhori )
583 حَدِيثُ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ كَانَ لِابْنِ آدَمَ وَادِيَانِ مِنْ مَالٍ لَابْتَغَى وَادِيًا ثَالِثًا وَلَا يَمْلَأُ جَوْفَ ابْنِ آدَمَ إِلَّا التُّرَابُ وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَى مَنْ تَابَ *
Artinya: dari Anas r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Seandainya anak Adam mempunyai dua lembah harta tentu dia masih menginginkan yang ketiga. Padahal yang memenuhi perut anak Adam hanyalah tanah-tanah (kuburnya) dan Allah tetap menerima taubat orang yang ingin bertaubat ( HR Bukhori)
Cerita penjaga kubur
Diceritakan oleh Imam Ghozali dalam bukunya "Mukasyafatul qulub " ringkasnya sbb:
Pada suatu hari Umar bin Khattab masuk kerumah Rasulullah saw dalam keadaan menangais padahal beliau terkenal seorang yang keras dan kuat hati , lantas Nabi bertanya: kenapa Anda menangais?
didepan pintu Rasulullah itu ada seorang pemuda yang menangis tersedu sedu ,saya terharu melihatnya sehingga saya sendiri turut pula menangis sahut Umar bin Khattab . suruh dia masuk ! tukas Rasulullah .
pemuda itupun masuklah kedalam rumah Nabi saw masih dalam keadaan menangis
apakah yang menyebabkan anda menangis wahai anak muda ? Tanya Rasulullah
saya menangis mengenangkan dosa saya yang amat banyak,rasanya tidak kuat pundak saya memikulnya lagi,sahut pemuda itu ,maka terjadilah dialog anak muda itu dengan Nabi saw .sebagai berikut :
"apakah engkau menyekutukan Tuhan( syirik ) ? "
"tidak ! "
kalau demikian Tuhan akan mengampuni dosamu itu ,walaupun dosa itu seberat langit dan bumi
"dosa saya lebih berat dari pada itu lagi "
"apakah dosamu lebih berat dari seluruh isi tahta ? "
"memang lebih berat dari itu Ya Rasulalloh ! "
"apakah lebih berat dari Arasy ? "
"lebih berat lagi "
"apakah dosamu itu lebih berat dari Tuhanmu sendiri yang mempunyai sifat pengampun dan penerima taubat ? "
" tidak.Ya Rasulullah .ampunan ilahi lebih berat dari pada dosaku itu tidak ada sesuatu yang lebih berat dari pada ampunan Ilahi
"terangkanlah apa dosa yang telah engkau lakukan itu , jangan engkau segan segan dan malu malu ."
akhirnya anak muda itu menerangkan :
saya bekerja sebagai penjaga kuburan ,sudah tujuh tahun lamanya ,pada suatu hari meninggal seorang budak perempuan milik seorang kaum anshor .dan dikuburkan dipekuburabn yang saya jaga itu ,saya digoda oleh iblis ,sehingga diwaktu malam saya bongkar kuburan itu kembali ,saya curi kain kafan yang membalut mayat wanita itu .kemudian saya berlalu dari tempat itu .
pada suatu waktu yang lain ,saya berjalan melalui kuburan itu ,tiba tiba wanita yang sudah mati itu bangkit dari kuburnya dan berkata kepada saya " celaka kamu wahai anak muda !" tidaklah engkau malu melakukan suatu perbuatan kejam terhadap seorang wanita yang tidak berdaya lagi ? sampai hatikah engkau membiarkan saya menghadap Tuhan dalam keadaan telanjang ? "
mendengar keterangan begitu ,maka Rosulullah sangat marah seraya berkata : engkau memang seorang yang fasik dan akan masuk neraka ,seketika itu juga Beliau mengusir anak muda tersebut,
dengan gemetar tetapi diliputi oleh kesadaran ,anak muda itu menyesali perbuatannya itu tidak putus putusnya,setiap mal;am dia berkhalwat tidak habis habisnya menyesali perbuatannya yang dzalim itu, dia selalu memohon kepada Allah ampunanNya
"Ya Tuhanku ! aku menyatakan taubat dari perbuatan yang sesat itu .jika Engkau Ya Tuhan ,masih memberikan ampunan atas dosa yang aku perbuat itu ,maka sampaikanlah hal itu kepada Rasulullah saw. Kalau dosaku itu tidak Engkau ampuni lagi.maka turunkanlah api dari langit untuk membakar kulitku sehingga aku menjadi hangus ,sebagai balasan atas perbuatan dosaku yang aku lakukan itu.
Tidak lama kemudian malaikat menyampaikan kepada Rasul bahwa Taubatnya anak muda itu diterima Allah ,kemudian Nabipun memanggil anak muda itu dan menyampaikan berita gembira kepadanya
Taubat dan Hukuman
Pernah ada seorang perempuan berzina kemuadian hamil lantas perempuan itu datang kepada Rasulullah saw meminta dihukum , kemudian Nabi memanggil keluarganya supaya memelihara perempuan tadi sampai lahir ,setelah melahirkan agar dibawah menghadap Rasulullah lalu Rasul memrintahkan supaya dihukum sesuai dengan hukuman Islam .setelah ia meninggal Rasul mensholatinya ,Umar bertanya,Ya Rasulullah bukankah ia itu berzina ? mengapa disholati ? dia telah bertaubat sebelum hukuman dijatuhkan Jawab Rasulullah
Pemuda bertaubat
Seorang pemuda bernama " UTBAH" yang telah berlumur dosa dan berhanyut hanyut dalam perbuatan maksiat.
Pada suatu hari masuk dalam jamaah majlis pengajian yang diadakan oleh ulama’ terkemuka “Hasan Al Basry “ beliau sedang menafsirkan QS 57 :16
Uraian syeh Hasan Al Basry rupanya sangat mengetuk ulu hati sang pemuda ,sehingga menangislah kemudian ia berdiri mendekati Syeh tersebut lalu bertanya:
“Apakah Tuhan masih menerima taubat seorang seperti saya ,yang selama ini melakukan bermacam macam kejahatan ?”
ya.Tuhan akan menerima taubat mu itu...... sahut syeh Hasan.
Seketika itu wajah anak muda itu berseri seri kegirangan, sehingga dari mulutnya mengucap syukur kepada Allah ,kemudian syeh Hasan lebih jauh mengungkapkan cara bertaubat kepada Allah swt lalu pada saat itu juga ”UTBAH” tiga kali berturut turut menadahkan tangannya memohon do’a ;
• Ya Tuhanku ! jika engkau menerima taubat saya dan mengampuni dosa dosa saya .maka tanamkanlah kesadaran dan pengertian kepada saya,supaya saya senantiasa melaksdanakan kuwajiban kuwajiban yang disebut dalam Alqur’an
• Ya Ilahi ! Karuniakanlah kepada saya suara yang dapat menggetarkan hati manusia ,sehingga apabila orang mendengarkan ayat ayat alqur’an yang saya bacakan ,hati orang orang yang kesat menjadi lembut
• Ya Tuhanku ! curahkanlah untuk saya rezeki yang halal yang tidak terbatas
Diceritakan lebih jauh ,bahwa Tuhan mengabulkan ketiga do’a UTBAH itu ,sehingga anak muda yang sudah mandi dalam lumpur dosa itu ,akhirnya menjadi seorang laki laki yang baik , bahkan memancarkan kebaikannya itu pula kepada orang lain
Karena itu pemuda ini mendapat hidayah sekaligus dua yakni: taufiq dan irsyad ,taufiq artinya keseimbangan :seimbang dengan kadar keimanan ,kehidupan ,ketangkasan dan keagamaan sedang dia mencari /mengejar bagaimana caranya menjadi baik dalam peri laku kehidupan ia bersungguh sungguh karena kesungguhannya itu Allah memberi Hidayah IRSYAD ( kecerdasan) yaitu barangnya belum ada tetapi dengan modal sungguh lalu Allah memberi jalan kepadaNYA sesuai dengan jani Allah swt dala Alqur’an Surat 29 Ayat 69
Langganan:
Komentar (Atom)